Advertisement
Seni Budaya Nasional Olahraga
Beranda / Olahraga / Suharli “Arew”, Juri Nasional Barongsai Pertama Asal Bangka Belitung, Bertugas di Kejurnas Bali 2025

Suharli “Arew”, Juri Nasional Barongsai Pertama Asal Bangka Belitung, Bertugas di Kejurnas Bali 2025

Korps Juri Kejurnas Barongsai 2025
Korps Juri Kejurnas Barongsai 2025

Sanur, Denpasar – Suharli, atau yang akrab disapa Arew, satu-satunya juri barongsai dari Bangka Belitung yang terdaftar di FOBI, dipercaya menjadi juri pada event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai di Bali pada 22–24 November 2025. Ia mengaku bersyukur diberi amanah untuk menilai di ajang sebesar tingkat nasional.

Menurutnya, menjadi juri nasional bukanlah perjalanan yang mudah. Banyak seleksi, pengorbanan waktu, serta biaya pribadi yang harus ia keluarkan hingga akhirnya memperoleh sertifikasi nasional.

Arew juga merasa bangga karena pada Kejurnas tahun ini, Bangka Belitung turut ambil bagian sebagai peserta—aura yang sudah lama dinantikan oleh pecinta barongsai di daerah tersebut.

Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Bangka Belitung disebut berkembang pesat sejak dipimpin oleh Ibu Mehoa selaku Ketua Pengprov.

“Saya sudah kenal Ibu Mehoa selama 10 tahun. Baru pada tahun 2025 beliau tergerak untuk menjadi Ketua Pengprov FOBI Babel. Hanya dalam hitungan bulan sejak menjabat, FOBI Kep. Bangka Belitung langsung melesat, mengirim atlet ke Kejurnas, dan bahkan memperjuangkan agar barongsai dipertandingkan di Porprov 2026, yang sebelumnya tidak ada,” ujar Arew.

LPB Nasional ke-13 Dimulai : Ratusan Peneliti Belia Beradu Inovasi

Pada Kejurnas Barongsai yang digelar 22–24 November 2025, atlet barongsai Bangka Belitung berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.

Kategori yang diraih:

  • Perak: Pekingsai Kecepatan
  • Perunggu: Barongsai Ketangkasan Gua Yao

Prestasi ini sesuai dengan target yang sebelumnya disampaikan Arew sebagai perwakilan juri dari Kep. Bangka Belitung dalam wawancara di Bangka Belitung.

“Harapan saya, olahraga barongsai di Bangka Belitung—yang sudah saya geluti selama 22 tahun—bisa lebih diperhatikan pemerintah. Semoga prestasi Kejurnas kali ini mendapat apresiasi, agar semangat atlet barongsai Babel makin meningkat. Sangat disayangkan bila atlet berpotensi besar kita tidak mendapat dukungan, padahal mereka mampu menyumbang medali di Kejurnas maupun PON,” ungkapnya.

Selama ini, Arew mengikuti berbagai penataran dan pelatihan barongsai menggunakan biaya pribadi. Ia telah mengantongi sejumlah sertifikat nasional sebagai bukti kompetensinya.

Menyebrang 3 Pulau , FOBI BABEL Raih Mendali Perak pada KEJURNAS Barongsai 2025.

FOBI Bangka Belitung merencanakan beberapa kegiatan penting pada tahun 2026, di antaranya:

  • Pelatihan juri daerah di Bangka Belitung.
  • Partisipasi dalam Porprov Barongsai pada November.

Arew juga dijadwalkan mengikuti pelatihan juri internasional yang akan digelar di Jakarta. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dan perhatian terhadap prestasi serta kontribusinya bagi dunia barongsai di Kep. Bangka Belitung. “Tutupnya”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement