Sanur, Bali – 24 November 2025 , Kontingen Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menorehkan prestasi nasional dengan meraih mendali perak dalam kategori Pekingsai Kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2025 yang berlangsung di Sanur, Bali. Ajang ini mempertemukan para atlet barongsai terbaik dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan teknik, kecepatan, dan kekompakan dalam berbagai nomor pertandingan.
FOBI Kep. Bangka Belitung mengirimkan 8 Kategori (Barongsai Tradisional, Barongsai Ketangsakan Zuo Tou, Shang Tui, Gua Yao, Barongsai Kecepatan, Barongsai Halang Rintang, dan Naga Kecepatan) . Pada kategori Pekingsai Kecepatan, tim FOBI Babel tampil impresif dengan gerakan yang rapi, tempo cepat, dan presisi tinggi. Meski menghadapi tekanan dari lawan-lawan tangguh, para atlet Babel mampu mempertahankan ritme dan stabilitas hingga akhir pertandingan, sehingga mengantarkan mereka menuju posisi kedua terbaik nasional.
Ketua FOBI Kepulauan Bangka Belitung, Me Hoa menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Kami bangga atas perjuangan dan dedikasi para atlet yang telah bekerja keras sejak persiapan hingga pertandingan. Medali perak ini bukan hanya milik tim, tetapi milik seluruh masyarakat Bangka Belitung yang terus memberikan dukungan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga barongsai di daerah,” ujarnya.
Salah satu atlet tim Pekingsai Kecepatan, Selestinodeo, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih : “Kami sudah berlatih intens selama beberapa bulan terakhir, mulai dari teknik, stamina, hingga kekompakan tim. Medali perak ini adalah hasil dari kerja keras kami bersama. Meski begitu, kami tetap merasa ingin berusaha lebih keras lagi agar dapat meraih emas di kesempatan berikutnya. Kami berterima kasih kepada ketua FOBI Bangka Belitung, bu Me Hoa atas dukungannya hingga kami bisa meraih prestasi ini dan juga seluruh masyarakat Bangka Belitung yang mendukung kami,” ungkapnya.

Atlet lainnya juga menambahkan bahwa suasana pertandingan sangat kompetitif, namun tetap memberikan pengalaman berharga. “Bersaing dengan tim-tim hebat dari berbagai provinsi membuat kami semakin termotivasi. Ini bukan hanya soal menang, tapi juga soal bagaimana kami bisa terus berkembang sebagai atlet barongsai,” tuturnya.
Manajer tim FOBI Kep. Bangka Belitung , Vicky menyampaikan bahwa hasil ini merupakan pencapaian yang sudah direncanakan melalui persiapan matang. “Sejak awal kami menargetkan bisa masuk tiga besar nasional. Para atlet menjalani latihan rutin dan program penguatan fisik yang ketat. Mendapatkan medali perak tentu merupakan pencapaian luar biasa dan bukti bahwa pembinaan yang dilakukan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menambahkan tentang rencana ke depan: “Setelah Kejurnas ini, kami akan mengevaluasi dan memperbaiki beberapa aspek teknik serta kekompakan tim. Kami ingin memastikan bahwa pada kejuaraan berikutnya, Bangka Belitung mampu bersaing untuk posisi juara pertama. Kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan sponsor, agar pembinaan atlet bisa terus berlanjut secara maksimal.”
Kejurnas Barongsai 2025 di Sanur, Bali merupakan salah satu agenda resmi tahunan yang mempertemukan atlet barongsai dari berbagai daerah di Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk melestarikan seni pertunjukan barongsai dan memperkuat solidaritas antarprovinsi. Kategori Pekingsai Kecepatan menjadi salah satu nomor paling kompetitif karena menuntut kecepatan tinggi, koordinasi sempurna, dan ketepatan ritme yang rumit.
Prestasi yang diraih FOBI Kepulauan Bangka Belitung ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para atlet muda di daerah untuk terus berlatih dan mengembangkan diri. FOBI Babel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan memperluas kesempatan bagi atlet berbakat untuk berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.



Komentar