Advertisement
Nasional
Beranda / News / Nasional / LPB Nasional ke-13 Dimulai : Ratusan Peneliti Belia Beradu Inovasi

LPB Nasional ke-13 Dimulai : Ratusan Peneliti Belia Beradu Inovasi

Foto Peserta LPBN 2024
Foto Peserta LPBN 2024

Lomba Peneliti Belia (LPB) Nasional 2025 merupakan Konferensi ilmiah yang dikemas dalam kompetisi penelitian tingkat nasional bagi Siswa Sekolah Menengah dan sederajat di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS) bersama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Acara ini akan berlangsung pada 3-4 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan budaya ilmiah, kolaboratif, dan berintegritas bagi generasi muda melalui riset berbasis tantangan nyata.

Pada tahun 2025 menandai pelaksanaan Lomba Peneliti Belia (LPB) Nasional yang ke-13 sejak didirikan oleh Center for Young Scientists (CYS) pada tahun 2013, dan tahun ketiga UMN menjadi tuan rumah tingkat nasional. Pemenang LPB tingkat provinsi berkompetisi di tingkat nasional, dan pemenang nasional akan diseleksi sebagai delegasi Indonesia ke konferensi ilmiah internasional seperti ICYS, APCYS, dan ICYSS.

Pada babak penyisihan LPB Nasional 2025, para peserta akan mempresentasikan poster penelitian mereka di hadapan juri sesuai 10 bidang lomba, yaitu Fisika, Komputer, Matematika, Lingkungan, Ilmu Hayati, Sosiologi, Ekonomi, Psikologi, Geografi, dan Sejarah. Sementara itu bagi para guru, akan diselenggarakan workshop.

Program ini juga mencakup Sahya Vidya Nusantara (SVN), sebuah kegiatan eco-challenge edukatif bagi peserta non-finalis LPB, yang disebut Sahabat Nusantara. Program SVN menekankan nilai keberlanjutan, kreativitas, dan kerja tim melalui tiga tahapan kegiatan yang dirancang untuk memperluas wawasan lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata di bidang keberlanjutan, yaitu Ruang Rasa Nusantara (Pembekalan Nilai dan Refleksi Sosial), Jelajah Sains Nusantara (Tantangan Lintas Sains-Sosial-Lingkungan), serta Sahabat Bumi Nusantara (Pembuatan Model Solusi dari Bahan Daur Ulang).

Kegiatan ini akan melibatkan 299 penelitian, dengan partisipasi 532 siswa, 242 guru, jajaran juri dari kalangan akademisi dan profesional. Rencananya acara ini akan dibuka oleh perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi. Secara konsisten kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan kemampuan riset dan inovasi.

Suharli “Arew”, Juri Nasional Barongsai Pertama Asal Bangka Belitung, Bertugas di Kejurnas Bali 2025

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement