Advertisement
Nasional Politik
Beranda / News / Politik / Banteng Muda Indonesia Kep. Bangka Belitung Raih Predikat 5 Terbaik Se-Indonesia di Rakornas 2025

Banteng Muda Indonesia Kep. Bangka Belitung Raih Predikat 5 Terbaik Se-Indonesia di Rakornas 2025

BMI Award oleh DPP BMI Kepada 5 DPD BMI terbaik oleh Bung Patria Ginting - Sekretaris Jendral DPP BMI
BMI Award oleh DPP BMI Kepada 5 DPD BMI terbaik oleh Bung Patria Ginting - Sekretaris Jendral DPP BMI

BOGOR — Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi dinobatkan sebagai salah satu organisasi BMI terbaik se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan bersama lima provinsi lainnya, yakni Bali, Sulawesi Utara, Banten, dan DKI Jakarta.

Penyerahan predikat berlangsung dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) “Bersuka Ria Camp 2025” yang digelar di Bascame Military Lifestyle Hotel, Bogor, pada 20–22 November 2025.

Ketua BMI Bangka Belitung, Said Faisal Rhamdani bersama Sekretaris Agung Pratomo dan Bendahara Gaung Legian menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pencapaian besar sekaligus legacy menjelang akhir masa kepengurusan BMI Bangka Belitung periode 2019–2024.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi menjadi tanggung jawab besar bagi kita semua, baik pengurus saat ini maupun penerus di periode berikutnya,” ujar Said.

Menurutnya, predikat tersebut menjadi penanda bahwa kader BMI harus menjaga konsistensi gerakan, integritas, serta dedikasi dalam memperkuat peran organisasi di bidang perjuangan politik dan gerakan kepemudaan.

LPB Nasional ke-13 Dimulai : Ratusan Peneliti Belia Beradu Inovasi

Dalam pernyataannya, Said menegaskan bahwa BMI harus terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang modern, inklusif, dan relevan dengan perubahan zaman.

“BMI harus jadi tempat lahirnya kader yang militan, visioner dan memiliki kepekaan sosial. Jati diri Banteng Muda harus menggambarkan keberanian, sikap kritis dan progresif,” tambahnya.

Said berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat organisasi, menciptakan regenerasi ideologis dalam melanjutkan kaderisasi berkelanjutan.

“BMI harus menjadi wadah regenerasi, ruang kaderisasi, dan jalur bagi pemimpin muda agar PDI Perjuangan tetap relevan dan menjadi representasi wajah muda politik Indonesia,” tegasnya.

Pengakuan ini juga tidak lepas dari ekosistem organisasi yang solid di tingkat daerah. Dukungan struktural dari DPD PDI Perjuangan Babel di bawah kepemimpinan Didit Srigusjaya, serta bimbingan dan konsistensi politik dari anggota DPR RI, Rudianto Tjen, menjadi pondasi kolaboratif yang memperkuat posisi BMI Babel sebagai organisasi kader yang bekerja, bukan sekadar bergerak. Sinergi ini menghadirkan kultur organisasi yang sehat dan produktif

Suharli “Arew”, Juri Nasional Barongsai Pertama Asal Bangka Belitung, Bertugas di Kejurnas Bali 2025

BMI Bangka Belitung juga mengapresiasi terselenggaranya Rakornas BMI sebagai ruang konsolidasi yang efektif dan terukur antara DPP, DPD, hingga DPC.

“DPP BMI di bawah komando Ketua Umum Moch. Hervino telah membawa energi baru dalam manajemen gerakan, lebih transparan, adaptif, serta berorientasi pada kerja politik berbasis data, bukan sekadar seremonial. Inilah yang membuat BMI bukan hanya hadir, tetapi relevan,” tutup Said.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement